Jangan Pakai Rotator Kalau Ga Mau di Ditilang Hingga Rossi Kalah Cepat di Tikungan

admin

Jangan Pakai Rotator Kalau Ga Mau di Ditilang saat Berkendara

Jangan Pakai Rotator Kalau Ga Mau di Ditilang Hingga Rossi Kalah Cepat di Tikungan

Hari pertama Operasi Patuh Jaya 2019, Kamis (29/8/2019), polisi mengambil tindakan terhadap pengendara sepeda motor yang masih menggunakan aksesori seperti rotator dan sirene alih-alih penunjukan mereka. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan, tindakan segera dilakukan terhadap pelanggar dengan didenda dan melepas rotator.

“Sebelumnya hasil tangkapan sepeda motor menggunakan rotator, langsung ditilang dan dipindahkan kemudian disita oleh polisi. Tiket denda untuk penggunaan rotaror adalah Rp 250.000,” kata Nasir kepada Kompas.com, Kamis (29/08/2019).

Nasir mengingatkan lagi kepada pengemudi mobil atau pengendara sepeda motor, bahwa warga sipil tidak diizinkan menggunakan rotator result togel, strobo, sirene dan sejenisnya, terutama rotator biru polisi. “Rotator biru untuk penegakan hukum khusus untuk Kepolisian Nasional, semuanya diatur dalam undang-undang. Merah untuk ambulans, kuning untuk alat berat dan peralatan umum,” kata Nasir.

Ketentuan ini tercantum dalam UU LLAJ No. 22 tahun 2009. Kendaraan pribadi tidak diizinkan untuk menggunakan rotor dan sejenisnya. Polisi melakukan penggerebekan penyalahgunaan lampu sinyal seperti rotator dan strobo. UU LLAJ No.22 tahun 20019 juga mengatur masalah kendaraan bermotor yang dapat dilengkapi dengan lampu sinyal dan / atau sirene, dan pengguna jalan yang memperoleh hak primer.

Valentino Rossi Tunggu Perubahan Yamaha di MotoGP San Marino

Valentino Rossi tidak naik podium di GP Inggris pekan lalu. Tetapi finishing di posisi keempat membuatnya yakin bahwa Yamaha telah melakukan pekerjaan rumah yang baik. Meski tidak menang, torehan Yamaha di GP Inggris cukup baik. Fabio Quartararo sudah sangat cepat sejak latihan bebas, sementara rekan Rossi, Maverick Vinales berhasil naik podium ketiga.

“Yamaha mulai melakukan hal-hal cerdas pada akselerasi, dan elektronik yang membuat ban belakang lebih baik. Ini semua hal yang saya minta dua setengah tahun yang lalu,” kata Rossi mengutip Motorsport, Kamis (29/8/2019). Rossi mengatakan, GP Inggris membuatnya percaya Yamaha bisa bersaing lagi. Hal-hal yang tidak dia rasakan selama musim 2019. “Mungkin kita bisa meningkatkan dan menjadi lebih kompetitif di akhir tahun ini dan tahun depan,” katanya.

Rossi pernah mengatakan Yamaha M1 2019 lamban di lintasan lurus dan kalah cepat di tikungan. Pendapat Rossi didukung oleh Vinales. Namun bedanya adalah Top Gun sepertinya tidak banyak menuntut seperti Rossi.

Dokter mengatakan Yamaha masih kehilangan kendali dibandingkan dengan Ducati atau Honda, tetapi sekarang mulai membaik. Untungnya tim tahu kekurangannya, jadi mengerti mana yang harus diperbaiki. “Membaik tetapi kami masih jauh. Sebelumnya kami hanya terpaut tujuh hingga delapan detik. Kami tidak akan sekuat Ducati di lintasan lurus, tetapi harus bekerja untuk mengurangi jarak,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Festival Ke-6 Bersepeda Ke Sinabung Akan Diikuti 2.000 Persepeda

Minimal 2.000 Pesepeda akan memeriahkan pekerjaan Tur de Sinabung ke-6 yang akan dikerjakan pada Sabtu-Minggu (14-15/9/2019). Peserta yang diikutsertakan lebih dari 2.000 orang, terhitung pesepeda dari Sumut, Aceh, Riau, Sumbar, Papua, Kalimantan, Jawa Tengah, Malaysia serta Thailand. Tur de Sinabung ini adalah moment wisata jelajah memakai sarana sepeda gunung serta […]
Festival Ke-6 Bersepeda Ke Sinabung Akan Diikuti 2.000 Persepeda
Skip to toolbar